Headlines News :
Home » » Wisata Gua Kemang Sembahe di Deli Serdang

Wisata Gua Kemang Sembahe di Deli Serdang

Written By abdul karim on Wednesday, 9 April 2014 | 23:38

Situs Gua Kemang Sembahe Deli Serdang
Berdiri di Depan Situs Gua Kemang 

Wisata Gua Kemang Sembahe  di Deli Serdang- Sembahe adalah sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Sibolangit, Kab. Deli Serdang Sumatera Utara.  Berjarak hanya 35 Km. Atau hanya 1 jam dari Kota Medan. Desa ini terletak kaki pegunungan bukit Barisan.  Alamnya hijau, udaranya sejuk dan sungainya yang jernih membuat orang-orang berbondong-bondong datang kemari. terdapat banyak pemandian alam dan training center yang menjadi nilai wisata bagi masyarakat sekitar.

Pemandian Alam Sembahe
Sungai Sembahe yang Jernih

Disamping wisata alam yang memikat , didesa sembahe juga terdapat satu situs budaya dan sejarah yang berusia ratusan tahun.  Tidak jauh dari pemandian terdapat sebuah simpang kecil yang bernama durintani dengan pamplet persegi yang mengarah ke pelosok desa. Kabarnya , disana terdapat sebuah situs budaya goa kemang. Sebuah tempat yang kabarnya menjadi asal muasal nama dari desa ini. 

Penasaran dengan cerita tersebut ,saya dan teman saya Rudi Hartoyo mengupas keingintahuan ini  dengan mendatangi langsung situs budaya yang kami dengar. Perjalanan ini dimulai dari medan menuju sembahe. Jalan yang kecil , menanjak dan berkelok membuat kami harus tetap waspada, Kurang dari satu jam kami tiba di Desa Sembahe. Beberapa puluh meter sebelum jembatan sungai kami melihat pamplet gua kemang di sebelah kanan jalan  dan langsung masuk kedalam. 

jalan menuju gua kemang
Jalan menuju gua kemang


Kami  harus menempuh jarak sejauh 1 kilometer dari Jalan Raya. Didalam ,   Jalan aspal hanya kita rasakan berada beberapa ratus meter saja, selebihnya kita akan melewati rute offroad disekitar kebun masyarakat. Kurang dari 5 menit , sepeda motor yang kami tumpangi berhenti didepan sebuah pagar.

di depan pagar masuk gua kemang
didepan gerbang masuk gua kemang


Pagar ini menjadi gerbang pertama sebelum sampai di Goa Kemang, kita akan menaiki 62 anak tangga yang sudah disiapkan oleh pemerintah setempat. Hanya beberapa saat setelah menaiki anak tangga kita akan menemukan sebuah bongkahan batu besar ,berlumut dan memiliki lubang ditengahnya. 

anak tangga menju gua kemang
Menuruni anak tangga 


Legenda Masyarakat tentang Gua Kemang

Dari fisiologinya batu ini sudah berusia ratusan tahun atau lebih. Ada sebuah legenda menarik dari keberadaan batu ini . Masyarakat mengaitkan batu ini dengan sebuah kisah antara bolang dan umang (bunian) . Dahulu kala terdapat seorang petani yang ingin membuka ladang di Kampung Uruk Rambutan , tanah Karo. Pria ini disebut dengan Bolang yang berarti kakek dalam bahasa Karo.

pamplet wisata gua kemang
Pamplet Wisata Gua Kemang
                             
 Bolang tersebut ingin membuka ladang untuk ditanam disekitar kampung uruk rambutan (sekarang sembahe) . Namun ditengah perjalanan betapa terkejutnya umang tersebut ketika melihat makhluk kecil dengan tumit terbalik melintas disekitar tempat yang akan dijadikan ladang. jalan Bolang tersebut bertemu dengan Umang  (dalam bahasa karo jin , roh jahat ,hantu sering disebut dengan umang) . Bentuknya kecil dengan tumit terrbalik dengan kaki yang menghadap kebelakang. 

Umang ini bersedia  membantu bolang tersebut untuk membuka , membersikan dan menanami lahan. Umang menaruh kesepakatan kepada Bolang agar tidak memberi tahu orang lain tentang hal ini . Bolang juga dilarang membawa perempuan dan anak kecil kemari.  Bolang menyetujui kesepakatan ini , diapun meminta bantuan umang untuk menggarap lahan yang masih semak belukar.  Ladang ini tidak mampu dibersihkan dalam satu hari , namun umang ini mampu melakukannya. Bolang ini kembali kerumah dan menceritakan bahwa ladang telah dibersihkan dan digarap. Istri yang merasa heran , mulai menaruh curiga kepada Bolang. Keesokannya secara diam-diam sang istri mengikuti Bolang ke ladang Betapa terkejutnya sang istri saat melihat ladang yang berisi makhluk-makhluk kecil menggarap lahan. Sang umang mengetahui keberadaan istri bolang tersebut dan menanggap perjanjian dengan bolang batal. 

misteri gua kemang
Gua kemang penuh dengan segudang misteri


Lahan yang sudah digarap kembali seperti semula. Bolang  yang mengetahui ini marah besar kepada istrinya , dan keesokan harinya bolang kembali kehutan untuk menemui. Namun Bolang hanya menemukan satu bongkahan batu besar dengan lubang 50 x 50 ditengahnya .Batu ini dipercaya sebagai tempat tinggal umang dan diberi nama dengan Goa Kemang. Dan ditemukan masyarakat pada zaman penjajahan Belanda. Banyak orang yang berusaha memindahkan batu ini termasuk koloni Belanda itu sendiri. Namun tidak ada satupun yang mampu mengangkatnya. Orang - orang primitif sekitar kampung kemudian menyembah batu ini , mengantar sesajen juga memohon permintaan di Batu Ini, sejak saat itulah desa ini di juluki dengan desa Sembahe yang dalam bahasa Karo berarti sembahlah itu. 

Banyak kejadian - kejadian aneh yang terjadi disini , selain penampakan umang juga dikabarkan batu ini sering menghilang dari pandangan. Namun secara ilmiah, batu di percayai sebagai peninggalan manusia purba yang masih utuh hingga saat ini. 


Bentuk gua kemang ini memang unik. Batu ini mengerecut seperti segitiga , kemudian ditengahnya terdapat lubang berukuran 60 x 60 cm. Dari sini kita bisa melihat isi dalam gua , terdapat lantai seperti ruangan istirahat yang dibuat oleh manusia. dibagian depan terdapat tulisan - tulisan kuno dibagian atas pintu gua. Kemungkinan ini adalah tulisan bahasa karo yang asli karena mirip dengan tulisan arab. Di punggung batu terdapat 2 relief seperti bentuk manusia kecil. Tepatnya disebelah kanan dan bagian belakang batu . Masyarakat setempat meyakini relief ini adalah sosok dari dari Umang tersebut. 



Relief Umang (Bunian) dari sebelah kanan
Relief Umang (Bunian) dari sebelah kanan Gua

relief umang dari belakang gua sembahe
Relief umang dari belakang gua 


Pemerintah Sumatera Utara sudah menetapkan Situs Gua Kemang , sebagai wisata budaya dan sejarah. Sebagaimana yang tertulis di pagar bagian depan " Situs Gua Kemang (Gua Batu), Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, Proyek Pembinaan Kebudayaan APBD Tingkat I Sumatera Utara". Dan gua kemang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat , namun juga kebanggaan kita semua sebagai wisata situs sejarah dan budaya yang harus kita lesatarikan. Berikut video saya yang menjelaskan Wisata Gua Kemang Sembahe di Deli Serdang





Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Catatan Karim - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template