Headlines News :
Home » » Wisata Air Terjun Sikulikap di Tanah Karo

Wisata Air Terjun Sikulikap di Tanah Karo

Written By abdul karim on Monday, 17 March 2014 | 17:53

Didepan gapura Menuju Air Terjun Sikulikap
Didepan Gapur Air Terjun Sikulikap



Dengan menyesal saya mengatakan bahwa kita sungguh keterlaluan, bagaimana mungkin kita selalu menghabisi butiran-butiran jagung di warung-warung penatapan dengan lahap , sementara kita dirabunkan untuk menikmati gemercik air terjun yang berada tepat dibawah warung persinggahanmu (penatapan) ?
Wisata Air Terjun Sikulikap - Tanah Karo tak pernah kehabisan potensi wisata. Dari atraksi budaya, fenomena alam hingga wisata sejarah selalu disimpan dalam hikayat opung-opung mereka. Saat pertama sekali melewat gapura selamat datang di perbatasan Deli Serdang, kita sudah disambut deretan-deretan kuliner yang memamerkan jagung bakar sebagai sajian utama. Para pelancong sedikit merasa nyaman menikmati jagung bakar berbonus pemandangan kota bandar baru, Sibolangit. Tapi ada satu hal yang terlewatkan, zona nyaman membuat para pelancong kurang tajam melirik sebuah pamplet yang tepat tertancap beberapa meter sebelum warung-warung penatapan yang pertama. tertulis dengan jelas " objek wisata air terjun sikulikap" yang menjadi gapura awal di km.52 Jalinsum tanah Karo.




Jalur Trekking menuju sikulikap Rute Menuju Air Terjun Sikulikap

 Jalur Trekking Menuju Sikulikap



beberapa waktu lalu , saya dan teman saya Rudi Hartoyo mengunjungi tempat ini. Dari kota Medan kami berangkat selama 90 Menit , Melewati Pancur Batu yang disibukkan riuh inang-inang, hingga kelok-kelok panjang pegunungan Bukit Barisan di Sibolangit. Pagi ini masih berkabut, setelah kami melintasi gapura perbatasan antara Deli Serdang dan Tanah Karo, suasana mulai terasa . Pamplet-pamplet caleg yang terpampang sedikit menganggu estetika wisata . Hanya beberapa meter setelah gapura selamat datang di Kabupaten karo , kami memilih untuk menikmati teh hangat dan sarapan sejenak di warung-warung jagung penatapan. Rasa lelah setelah bergoyang di tikungan amoy , membuat kami sedikit lapar.

Tahura Menuju SikulikapHutan Menuju Sikulikap

Pemandangan Taman Hutan Raya Kab. Karo

15 menit setelah mengganjal perut kami mulai menuruni tangga-tangga yang telah disusun pemkab menuju Sikulikap , terlihat jelas disamping terdapat bekas bangunan kamar mandi yang sudah diselimuti rerumputan dan kosong tak berpenghuni. Beberapa anak tangga membawa kami menuju gerbang hutan. Masih asri dihiasi pohon-pohon hutan seperti kayu manis,meranti ,kayu manis hingga pinus. ada beberapa bangku permanen yang disediakan pemerintah selama trekking dihutan ini , namun kondisinya sudah mulai diselimuti lumut dan hampir rusak. terkadang monyet-monyet dan gibon begelantungan dari satu pohon menuju pohon lain melihat tajam para pengunjung yang lewat.


Air Terjun Sikulikap
Air Terjun Sikulikap
Air Terjun SIkulikap
Memandang Air Terjun Sikulikap



Tak perlu waktu lama menemukan Sikulikap, cukup trekking 15 Menit atau kurang dari 2 Km kita sudah mendengar derasnya hempasan air yang mengalir dari bumi Sibayak ini . Terlihat jelas diatas kepala kita bangunan Warung penatapan yang berdiri tepat diatas Air Terjun setinggi 30 Meter ini.  Secara etnimologi , Sikulikap berasal dari bahasa Karo yang berarti monyet. memang dipandang dari  kasat mata ,  banyak monyet dan gibon yang bertebaran disini . Mereka biasanya menunggu dibawah warung-warung penatapan atau pinggir jalan lintas Medan - Berastagi. Air terjun ini indah seperti dan bentuknya mirip dengan Air Terjun Sipiso-piso yang juga ada dikabupaten Karo. 


Panorama Sikulikap
This is Sikulikap Waterfall

Dari sini mengalir sungai menuju kota Bandar Baru, terdapat 2 shelter  (pendopo) yang disiapkan pemerintah untuk wisatawan. Disebelah kanan Air terjun Sikulikap terdapat Tebing-tebing yang biasa digunakan untuk Climbing Area. Dan ada camping ground juga dibawahnya. Dari sisi kiri Sikulikap disuguhkan pemandangan ekosistem Taman Hutan Raya Tanah Karo yang merupakan bagian dari Ekosistem Leuser pulau Sumatra Utara.


Sungai yang mengalir menuju sikulikap
Sungai yang mengalir dari Air Terjun Sikulikap



Area Panjat tebing di Sikulikap
Climbing Area


Namun sayang sekali, air terjun yang berada di Desa Douluh in mulai dilupakan para pelancong, mereka sering mengabaikan Setelah singgah ke penatapan. Padahal pada awal tahun 90-an Sikulikap sempat menjadi wisata favorit para wisatawan lokal maupun mancanegara untuk trekking disini. Namun  keramaian dahulu tinggal cerita belaka. Sikulikap sudah mulai jarang dikunjungi wisatawan. Orang - orang lebih senang menikmati modernitas di wahana modern dari pada alam.


Kupu - Kupu di sikulikap


Tahura Bukit Barisan
Duduk ditengah trekking 


Sudah saatnya air terjun Sikulikap kita promosikan kembali sebagai kebanggaan wisata Sumatera Utara, potensinya yang besar . Sangat cocok untuk dijadikan  objek wisata kebanggaan Sumatera Utara ini. jadi kapan kalian datang kemari? 


Bagaimana Menuju Air Terjun Sikulikap: Dari Kota Luar Kota Medan Bisa Menuju Simpang Pos Medan , dan dari Simpang Pos bisa menggunakan bis berukuran Sedang Colt Diesel  seperti Sutra (Sumatera Trasnport) atau Borneo dengan ongkos 10.000 Rupiah , ketika tiba gi Gapura Selamat Datang kabupaten Karo di Km. 52 Jalan Lintas Medan Berastagi. kita berhenti dan langsung melihat Gapura Selamat datang Menuju Air Terjun Sikulikap



Letak Gerbang Menuju Sikulikap, Hanya Beberapa Meter
dari Gapura Seleamat Datang di Kabupaten


Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Catatan Karim - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template