Headlines News :
Home » » Akurasi Teori Al-Qur'an mengejutkan saintis Anatomi Kanada

Akurasi Teori Al-Qur'an mengejutkan saintis Anatomi Kanada

Written By abdul karim on Monday, 13 January 2014 | 19:09



88 Tahun yang lalu, sosok tua di Ini dilahirkan di Ontario , Canada. Tumbuh berkembang di Universitas of Western Ontario dia menjadi salah satu pakar Anatomi dan Embriologi manusia. Menyabet berbagai bidang kehormatan di Bidang sains medicine , dan beberapa waktu  yang lalu membuat geger publik karena menyatakan kedahsyatan al-qur'an tentang Embriologi. 



dia bernama DR. Keith L. Moore, PhD, DSc, FIAC, FRSM, FAAA.  Pakar dibidang anatomi dan embriologi , pendiri  American Association of Clinical Anatomists (AACA) , dan menjadi presiden antara tahun 1989 dan 1991. DR. Keith telah mengarang buku-buku anatomi dan embriologi yang telah diterjemahkan ke 25 bahasa Dunia seperti the developing human dan clinically oriented anatomy, beliau diundang  menjadi salah satu Dosen di King Abdul Aziz University di Saudi Arabia, awal dia bukanlah muslim . Namun pada suatu hari sekelompok mahasiswanya menunjukkan referensi anatomi manusia berdasarkan Al-Qur'an lalu sang profesor berkata :


Tidak mungkin ayat ini ditulis “Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!”

para mahasiswa pun bertanya, bukankah pada masa itu belum ada mikroskop prof? 

“Iya, iya saya tau. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini,” jawab sang profesor.


inilah salah satu ayat qur'an yang membuat sang professor terkagum -kagum 


ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (١٣)


ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ (١٤)

“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik” [QS. Al Mu'minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya ‘alaqoh’ dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan ‘segumpal darah’ juga bermakna ‘penghisap darah’, yaitu lintah. ini berdas

Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.



Padahal pada masa itu belum di temukan mikroskop dan lensa. Jelas itu adalah pengetahuan dari Tuhan, itu wahyu dari Allah SWT, yang Maha Mengetahui segala Sesuatu.


Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya  merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat sang profesor gusar. Ia merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang.


pada salah satu seri TV dan pertemuan saintis di rusia , di berbicara dihadapan para saintis anatomi yang pada saat itu berjumlah 25 orang, ini isinya : 

"The Quranic terms for the development of baby creation in human body reached a level of accuracy and publicity that the modern science has not reached yet. Which means that this Quran is impossible to be except the words of Allah and Muhammed is the messenger of Allah"

( Ketetapan-ketetapan qur'an tentang proses perkembangan bayi di dalam tubuh manusia , benar-benar memiliki akurasi dan pembuktian yang tidak bisa dicapai oleh ilmu sains modern, yang artinya, qur'an itu tidak mungkin ditulis manusia kecuali firman-firman Allah dan muhammad adalah utusan Allah), 

dan menurutnya surah al-mukminum ayat 12-14 menyempurnakan teorinya tentang perkembangan manusia, melalui 7 tahap. dan menurutnya akurasi luar biasa itu hanya terdapat didalam Al-Qur'an


luar..biasa...seorang professor saintis yang non muslim mengakui kehebatan qur'an ini . pada beberapa media ada yang menyebutnya telah menjadi muallaf, dan sebagian mengatakan dia hanya mengagumi namun belum masuk Islam , Wallahua'lam bishawaab.


Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Catatan Karim - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template