Headlines News :
Home » » Peternakan Buaya Medan : TARING –TARING TAJAM DARI ASAM KUMBANG

Peternakan Buaya Medan : TARING –TARING TAJAM DARI ASAM KUMBANG

Written By abdul karim on Thursday, 22 March 2012 | 16:49

Buaya Merupakan Reptil Sempurna , Selain Panjang Umur ( hingga 130 Tahun ) buaya merupakan Hewan yang memiliki rahang terkuat , Jauh lebih kuat dari seekor anjing bahkan hiu putih sekalipun . Rahangnya yang memiliki Kekuatan 5000 Ppi ( Pound Per Inchi ) Menjadikan binatang ini sebagai hewan berbahaya bagi Komunitas Manusia.




Buaya Yang Sedang Bermalas-malasan

Anda Bisa saja di cincang seperti Daging Sapi di Pasar Jika sudah Masuk kerahangnya yang melebar dihiasi gigi belati .Namun Lho Than Muk Membuat Terobosan setengah “Gendeng” , Di atas Tanah Seluas 2 Hektar 3000 Ekor Buaya hidup damai diantara keluarganya. Dalam sebuah penangkaran Langka yang disebut dengan “ASAM KUMBANG CROCODILE PARK” . 
Reptil Sempurna



Penangkaran Buaya Asam Kumbang terletak kurang lebih 10 Km. Dari Jantung Kota Medan , Berada Di Kelurahan Medan Sunggal ,Tepat di Jl. Bunga Raya ,Medan .Sebelum Masuk kedalam anda Di sambut Gapura Bercorak Buaya yang menandakan Anda telah memasuki Komunitas Reptil Terbesar di Indonesia Penangkaran ini telah menghasilkan ribuan ekor buaya, Dengan 1200 Ekor yang siap Menetaskan Telurnya.Untuk Itu lebih satu ton daging di sediakan untuk para Buaya tersebut setiap hari.


Kolam Kecil Yang Berisi Belasan Buaya
 Untuk masuk Kedalam Anda setidaknya Harus Merogoh krocek sebesar 5000 Rupiah.dan sesampainya anda Di dalam Seekor buaya Muara ( Crocodilus Porosus ) berukuran 6 Meter yang telah berumur 42 Tahun menjadi Gapura Pertama Diantara Para Buaya-buaya Yang lain.Buaya tersebut bersikap lesu dan bertingkah malas dengan kolam sempit yang membuatnya susah untuk bergerak. Pada Sejarah awalnya , Lho Than Muk mendirikan Penangkaran buaya kecil pada tahun 1959 dengan Jumlah Awal 12 Ekor Buaya , Dan seiring berkembangya waktu buaya tersebut berkembang menjadi 3000 Ekor pada tahun 2012 .Pria berdarah tionghoa ini menularkan hobi nya yang tergolong langka kepada kedua anaknya Robert dan Robin 

Buaya Muara
. Para Buaya dikelompokan seperti ornament diatas kolam-kolam kecil yang dapat diintip oleh tinggi orang dewasa.Dari sekian banyak kwantitas buaya. Ada 2 Jenis buaya yang menjadi penghuni Taman Buaya Asam Kumbang , yaitu Buaya Muara ( Crocodilus Porosus) dan Buaya sinyulung .


Huge Size
 Di dominasi oleh Buaya Muara , 78 Kolam Eksebisi menjadi tontonan menarik bagi para pelancong lokal bahkan mancanegara yang masih di balut penasaran melihat reptil ini secara langsung Di dalam penangkaran terdapat Kolam Seluas ½ hektar di isi oleh ratusan buaya yang berenang kesana kemari , diantara burung2 bangau yang menarik perhatian para predator. Anda Bisa membeli itik seharga 30.000 rupiah untuk melihat atraksi buaya yang berebut memakan mangsa yang di lempar. Selain Ribuan ekor buaya , Beberapa hewan langka lainya juga menjadi penghuni tetap taman penangkaran Buaya Asam Kumbang , Seperti Monyet, Ular Phyton dan Cobra, Kura2 dan juga Penyu yang menambah semarak Penangkaran Tersebut.Ada 2 rute yang saya sarankan bagi anda , untuk menuju Taman Buaya Asam Kumbang Medan

Kolam Di Penangkaran
Pertama  jika anda dari Lubuk Pakam : Anda bisa menembus Jl. Sisingamangaraja -AH. Nasution kemudian Setelah tiba disimpang Pos melaju lurus dijalan Ngumban Surbakti kemudian masuk ke Simp. Melati , dan berbelok kanan menuju JL. Bunga Raya  dan anda pun tiba dikelurahan asam kumbang , Sebelum Sampai di batu prasasti selamat datang di Medan Sunggal anda akan menemukan Sebuah gapura disebelah kanan Jalan , yang bercorak buaya dan lambang pemko medan dengan tulisan ditengah selamat datang .
Kedua Jika anda melaju dari Arah Langkat
Anda masuk dari terminal pinang baris atau Jl. TB Simatupang , tetap lurus hingga melewati simp. Jalan Sunggal sampai Anda menemukan Gedung PDAM Tirtanadi Sunggal  anda tetap fokus hingga 3 km kedepan,hingga menemukan gapura disebelah kiri anda.Tepatnya JL. Asam Kumbang Setelah anda membelok  kemudi kearah gapura , kita akan menempuh 1 Km Lagi Kedalam hingga diujung Jalan Bunga Raya II ada sebuah Spanduk sederhana disebelah kanan yang menyambut para pengunjung yang hendak  melirik para buaya .
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Catatan Karim - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template