Headlines News :
Home » » JANGAN KAU SIA -SIAKAN PENGORBANAN IBUMU!

JANGAN KAU SIA -SIAKAN PENGORBANAN IBUMU!

Written By abdul karim on Tuesday, 20 March 2012 | 06:42

oleh Abdul Karim pada 20 Desember 2011 pukul 21:48 ·
cerpen Ini adalah kisah nyata yang dialami penulis dan bukan fiksi belaka.
dibuat untuk menjadi pelajaran bagian kalian , semoga bermanfaat.

Namanya rabaiyah binti syarifuddin , lahir di padang 30 oktober 1969. Wajahnya cantik , suara nya halus namun tegas dalam meluruskan kebenaran . Beliau adalah ibu kandung ku yang tercinta .Sosok keibuannya sungguh luar biasa , ibuku adalah orang yang senantiasa hadir dikala aku dikelelilingi sedih , gundah dan amarah . Pengorbanannya jangan coba kalian sandingkan dengan siapapun . karena aku sendiri terpaku melihat pengorbanan ibu yang datang bertubi -tubi. aku dibesarkan dengan cinta dan kasih , ibu sangat sedih mana kala melihat aku meratapi suatu kesedihan .Pernah suatu hari aku berada dirumah kawan hingga larut malam ketika itu kami selesai safari dakwah di Mesjid Pasar VIII Jl. Batang Kuis, Gemuruh hujan dan halilintar menggoyangkan niatku untuk pulang , karena seharusnya aku menaiki angkot . Namun apa hendak dikata waktu terus bergulir hingga tak satu pun angkot yang lewat namun jam sudah hampir larut malam , aku kebingungan, namun cinta ibu begitu luar biasa.Waktu itu aku masih kecil , baru saja 1 bulan tamat SD . ibu langsung datang dalam keadaan sakit dan malam yang diganggu hujan deras. belum lagi halilintar yang menyambar langit dengan simulasi retakan kuningnya . Ibu tidak peduli apapun yang terjadi , hatinya hanya menginginkan aku dalam keadaan baik-baik saja . Karena sering dimanja , aku menjadi anak yang tidak mandiri dan egois. beberapa keinginanku selalu dipenuhi tanpa mempertimbangkan kondisi ibu. Aku sering melawan kepada perintahnya dan menyakiti hari -harinya . Namun ibu tidak pernah mengeluh , dengan sabar ibu tetap menyayangiku .
Aku tidak pernah sadar akan kasih sayang , air mata dan pengorbanan yang ibu berikan kepadaku , yang tidak akan kutemukan dimanapun , dan tidak akan tergantikan oleh siapapun. Hingga hari ini ..aku dihukum dan disadarkan Allah betapa berartinya seorang ibu bagi ku. Malam itu 03 februari 2007 , adalah malam yang sunyi kelam dan terlihat lebih gelap tanpa rembulan yang muncul menghiasi langit kota Tanjung Morawa. Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 malam .Sebenarnya hari ini aku memiliki sebuah agenda , yaitu berlibur ketempat nenek, Dari pagi ayah sudah berjanji ingin mengantarku ketempat nenek Di desa Tamora B. Namun janji yang kutunggu , hampa bersama suramnya malam. Ayah dan ibu sedang pergi undangan pesta di Daerah Galang . Aku dengan kesal menunggu ditepi jalan , mendengar suara mobil dan sepeda motor yang ribut melewati telingaku. Hingga pukul 22.30 Lampu sepeda motor ayah muncul menyorot wajahku langsung kudatangi ayah dan memohon untuk mengantarku . Namun apa yang terjadi , dengan tegas ayah menolak dan mengatakan " ini sudah terlalu malam besok saja kau pergi ". Aku merasa kecewa dan ingin agar janji ayah ditepati " . Ayah tetap keras dan meninggalkanku untuk menuju ke kamar.
Melihat kejadian ini ibu merasa kasihan, dan menghiburku . "Sini biar ibu antar, nak " ibuku menghibur . Kontan langsung aku senang bukan kepalang . Ibu mengambil kunci sepeda motor diam-diam tanpa diketahui ayahku . Wajah ibu begitu bersinar bagai rembulan yang menggantikan langit malam ini .Tanpa seizin ayah kami berangkat menuju rumah nenek . Ibu begitu semangat mengantarku kesana , dalam beberapa menit ibu pun tiba dirumah nenek dan melontarkan senyuman terakhir kepadaku . Ada perasaan tidak nyaman dihatiku . Setelah bertukar cerita bersama keluarga , aku pun tertidur pulas dirangkul selimut dan bantal .
23.30 WIB , Aku dikejutkan ketukan pintu yang kuat , pamanku yang tersentak langsung membuka pintu . Ternyata ada utusan ayahku yang mengatakan bahwa ibu mengalami kecelakaan . aku terkejut bukan kepalang, langsung menanyakan bagaimana ibu bisa mengalami hal ini . Ternyata ada mobil pick up yang menabrak ibu ketika hendak menyebrang jalan tepat setelah mengantarku . dan mobil tersebut lari meninggalkan ibuku yang tidak sadarkan diri dijalan, beruntung ada beberapa pemuda disitu dan kenal dengan istri ayahku . Pamanku tanpa basa -basi langsung mengantar kerumah sakit . Sepeda motor yang melaju cepat menerobos jalan lintas sumatra , kami tiba dirumah sakit dikecamatan ku .Aku berlari langsung keruang UGD , Ayah menghampiriku untuk melampiaskan kekesalannya kepadaku . " Makanya Kau dikasih tahu orang tua ngerti!!Lihat Ibu mu yang jadi korban ...!!!!!", para sahabat dan keluarga menahan ayah untuk tidak terus memarahi ku . Ayah ku tertekan ..., gara -gara kebodohanku ibu menjadi korban . Langsung aku datang ke Ruang UGD ibu dalam keadaan sekarat , Para dokter berusaha mengeluarkan darah kotor dari ternggorokan ibu , teman akrab ibu menangis disamping, ia tidak berhenti menyebut asma allah untuk memberikan pertolongan kepada ibu . Saat itu aku terpaku , tidak bisa berbuat apa -apa, Penyesalanku begitu dalam .
sementara diluar , Ayah kebingungan membayar administrasi obat dirumah sakit , karena ayah tidak membawa banyak , hanya 50.000 didompet. Alhamdulillah pertolongan allah datang , Pamanku datang membayar administrasi rumah sakit . Dan dalam sekejap pihak rumah sakit tidak sanggup menangani masalah ibuku dan harus dibawa kerumah sakit di pusat kota medan . Aku semakin was-was dan langsung membantu perawat menggotong ibuku di ambulan. Mobil ini berjalan cepat dilaju tengah malam . ya...kejadian ini berlangsung di tengah malam 03 Februari 2011 , 2 hari setelah hari ulang tahun ayahku . lamunan ku pecah ....ambulans kami tiba digerbang rumah sakit ini , dengan cekatan para dokter dan perawat membawa ibuku ke ruang UGD ,ini saat yang menegangkan , Dokter bilang ibuku dalam keadaan koma , Salah satu paru -parunya hampir tidak berfungsi , sepertinya digilas benda berat . Ibuku ditarik kembali dan masuk keruang ICU ,ruang Ini hanya boleh dimasuki 2 orang saja . aku menemani ibu yang sedang sekarat dan menerima pertolongan dari dokter.
Salah seorang dokter perempuan mendatangiku dan menyuruhku untuk berdoa kepada Allah SWT , ini adalah masa kritis ibuku . Aku keluar sebentar ,menemui keluarga ibuku . Ayah memanggilku , untuk pertama sekali aku melakukan perbuatan yang paling kusesali selama ini , Ayah selama ini tidak pernah sekalipun aku termui menangis , namun malam ini ayah begitu menyesali akan keberadaanku . ayah menitikkan air mata , "kesal kali ayah lihat kau ..." , pamanku menghibur dan mengajak ayah untuk berdoa . aku semakin tersisih , aku tahu ayah mengangis bukan basa -basi , itu bukan kejadian biasa akan tetapi karena Ayah amat mencintai ibu , karena ayah tahu bahwa sangat sulit mencari sosok seorang ibu yang aku miliki saat ini . Sholihah,keibuan dan selalu taat kepada suami , Hanya malam ini ibu tidak taat hanya karena membela keinginanku,anaknya .
Dokter keluar dan memanggil ayah , sesaat berbicara sejenak . dan ayah berbalik kerarahku , memelukku dan berbisik "rim , ibu udah ga ada". Aku bisu , dunia ini serasa hancur disekitarku . kata-kata singkat itu membuatku seperti orang gila , suasana hening sejenak kemudian disambut teriakan pilu dari keluarga ibuku . aku menangis sejadi-jadinya . penyesalan ini muncul begitu dalam . Mengapa ibu begitu cepat meninggalkanku . apakah ini merupakan hukuman tuhan kepadaku , akan kedurhakaanku kepada orang yang telah merawatku ketika sakit , menghiburku ketika sedih dan mengorbankan apapun untukku ketika membutuhkan , aku menyesal ...menyesal sekali . Ibu harus dipanggil allah SWT . Kejadian ini seakan menasehati ku untuk memberi pesan "Bahagiakanlah orang yang kau cintai dengan sungguh -sungguh , karena kau tidak tahu kapan saat itu tiba , "saat Allah Memanggilnya dengan tiba-tiba ",dan kau seperti orang yang dungu merasa menyesal telah menyia-nyiakan kebaikannya .
Ini pesan kepada kalian yang tidak berbakti kepada orang tua , jangan kalian ikuti langkahku ...atau kalian akan menyesal dunia dan akhirat .
SELAMAT HARI IBU 22 DESEMBER 2011

Ibuku tercinta dengan ayahku


ibu ketika merayakan ulang tahunku yang ke 6
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Catatan Karim - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template